fotoku

fotoku

Kamis, 29 September 2011

Peran Lembaga Pendidikan Islam


PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

Pendidikan adalah dakwah. Pendidikan yang dadalm bahasa arab disebut tarbiyah, merupakan suatu tanggung jawab yang besar yang telah Allah SWT pesankan kepada Nabi-Nya :
$tB tb%x. @t±u;Ï9 br& çmuŠÏ?÷sムª!$# |=»tGÅ3ø9$# zNõ3ßsø9$#ur no§qç7Y9$#ur §NèO tAqà)tƒ Ĩ$¨Z=Ï9 (#qçRqä. #YŠ$t6Ïã Ík< `ÏB Èbrߊ «!$# `Å3»s9ur (#qçRqä. z`¿ÍhŠÏY»­/u $yJÎ/ óOçFZä. tbqßJÏk=yèè? |=»tGÅ3ø9$# $yJÎ/ur óOçFZä. tbqßâôs? ÇÐÒÈ  
Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, Hikmah dan kenabian, lalu Dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani[1], karena kamu selalu mengajarkan Al kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (Ali Imran : 79)
Artinya dengan menelantarkan pendidikan maka akant erjadi kekurangan dan ketimpangan. Tidak lain dan tidak bukan, inilah tugas para Rasul dan pengikutnya.
ö@è% ¾ÍnÉ»yd þÍ?ŠÎ6y (#þqãã÷Šr& n<Î) «!$# 4 4n?tã >ouŽÅÁt/ O$tRr& Ç`tBur ÓÍ_yèt6¨?$# ( z`»ysö6ßur «!$# !$tBur O$tRr& z`ÏB šúüÏ.ÎŽô³ßJø9$# ÇÊÉÑÈ  
Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik". (yusuf: 108)

Tugas mereka dilanjutkan oleh para penerusnya, menjalankan pendidikan ini sesuai dengan keadaan zaman mereka masing-masing, baik dengan berceramah di atas mimbar, di majlis-majlis taklim, di bangku taman-taman Al-Qur’an, di pondok-pondok pesantren, maupun yang lainnya. Yang jelas substansi dari apa yang mereka ajarkan adalah sama, walaupun dengan cara yang berbeda.
Maka sebuah pendidikan Islam , baik yang dijalankan oleh individu maupun oleh sebuah institusi, harus menjunjung tinggi nilai rislah Rasulullah SAW. Oleh karena itu yang menjadi target mereka dalam dunia tarbiyah adalah sebagai berikut :
1.        Dalam lingkup ibadah kepada Allah SWT , targetnya adalah mewujudkan keikhlasan seluruh ibadah hanya kepada Allah SWT, karena ini merupakan tujuan terciptanya alam ini.
2.        Dalam lingkup pribadi, targetnya adalah membangun pribadi yang taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
3.        Dalam lingkup masyarakat, targetnya adalah membangun umat yang beriman dengan individu-individu muslim yang taat tersebut,s ehingga terwujud maslahat duni akhirat.
A.      Sumber Pendidikan Islam
Sumber pendidikan Islam adalah :
1.      Al-Qur’anul karim
Tidak diragukan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber ilmu yang mengandung pengetahuan demikian luas. Cukuplah bagi kita untuk mengetahui betapa luasnya isi Al-Qur’an melalui firman Allah SWT berikut :
tPöqtƒur ß]yèö7tR Îû Èe@ä. 7p¨Bé& #´Îgx© OÎgøŠn=tæ ô`ÏiB öNÍkŦàÿRr& ( $uZø¤Å_ur šÎ/ #´Íky­ 4n?tã ÏäIwàs¯»yd 4 $uZø9¨tRur šøn=tã |=»tGÅ3ø9$# $YZ»uö;Ï? Èe@ä3Ïj9 &äóÓx« Yèdur ZpyJômuur 3uŽô³ç0ur tûüÏJÎ=ó¡ßJù=Ï9 ÇÑÒÈ  

(dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. dan Kami turunkan kepadamu Al kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.

Bukan hanya kaya akan pengetahuan, akan tetapi Al-Qur’an juga terjamin kebenarannya. Allah SWT berfirman :
žw ÏmÏ?ù'tƒ ã@ÏÜ»t7ø9$# .`ÏB Èû÷üt/ Ïm÷ƒytƒ Ÿwur ô`ÏB ¾ÏmÏÿù=yz ( ×@ƒÍ\s? ô`ÏiB AOŠÅ3ym 7ŠÏHxq ÇÍËÈ  
Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.


2.      Hadits Nabi Muhammad SAW
Hadits sebagai penjabaran dari Al-Qur’an, juga mengandung ilmu yang sngat luas. Di samping keluasan ilmunya, juga terjamin keabsahannya, karena hadits termasuk wahyu. Allah SWT berfirman :
$tBur ß,ÏÜZtƒ Ç`tã #uqolù;$# ÇÌÈ   ÷bÎ) uqèd žwÎ) ÖÓórur 4ÓyrqムÇÍÈ  
3. dan Tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.
4. ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).

Tentunya hadits yang dimaksud adalah hadits yang sahih, sehingga perlu adanya pemilahan terlebih dahulu antara yang sahih dan dhaif (lemah).
3.      Bimbingan para ulama
Para ulama yang memang dikenal berjalan di atas jalan yang lurus, mengagungkan Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW, serta tidak keluar dari jalan oara sahabat dan tabi’in, sebagai generasi terbaik umat ini. Mereka telah mewariskan kepada kita khazanah ilmiah dan tarbawiyyah berupa materi-materi pendidikan, baik yang tertuang dalam kitab-kitab mereka maupun yang tersebar dalam buku-buku ulama lain berupa bimbingan, nasihat, mutiara hikmah, dan semacamnya.
B.       Karakteristik Seorang Pengajar
Seorang pengajar adalah penyampai ajaran nabi Muhammad SAW yang mulia. Dia bukan hanya penyampai sebuah materi, lebih dari itu kegiatan yang dia jalani merupakan bagian amal ibadah yangpenting, serta memiliki tujuan yang mulia. Maka dari itu, seorang pengajar harus menyadari kedudukannya dan amanah yang dibebankan di atas pundaknya. Seorang pengajar bukan sembarang orang, yang asal bisa menyampaikan materi. Akan tetapi ia harus memiliki karakteristik yang baik daiantaranya :
1.      Berakidah dan berkeyakinan yang benar serta bertakwa kepada Allah SWT
2.      Memiliki ilmu yang memadai
3.      Memiliki keteladanan
4.      Memiliki kejujuran dan kesungguhan
5.      Berakhlak yang mulia, seperti tawadhu, sikap adil, berani, sabar dan kasih sayang
6.      Berjiwa sosial, seperti bisa bermusyawarah, bekerjasama dan memiliki rasa tanggung jawab.
C.       Karakteristik Tarbiyah Islamiyah
Tarbiyah islamiyah merupakan sebuah tarbiyah yang memiliki ciri khas yang melekat, bukan tarbiyah yang asal jadi dantidak punya jati diri. Bahkan tarbiyah islamiyah memiliki sifat-sifat mulia, karena bertujuan mencetak pribadi dan masyarakat yang mulia, dunia dan akhirat. Diantara ciri khasnya sebagai berikut :
1.      Lengkap dan menyeluruh
Yakni mencakup berbagai sisi kehidupan baik terkait urusan akidah (keyakinan) ibadah, maupun muamalah (interaksi sosial). Dengan kata lain, mencakup pendidikan dalam berhubungan dengan Allah SWT, dengan sesama makhluk atau juga dengan alam. Hal itu karena tarbiyah Islamiyah berasal dari Allah SWT, sehingga Allah SWT membekali manusia dengan segala hal yang menjadi kebutuhannya untuk hidup di dunia ini sebagai mahluk ciptaanNya. Tarbiyah Islamiyah bukan bersumber dari ciptaan manusia yang terbatas oleh waktu dan tempat, sehingga tidak sempurna.
2.      Keseimbangan
Maksudnya adalah tarbiyah Islamiyah bukanlah tarbiyah yang hanya memperhatikan salah satu sisi dari bagian manusia yang utuh sehingga terjafi sebuah ketimpangan. Bahkan lebih dari itu dia bersifat seimbang memerhatikan seluruh bagian manusia seutuhnya, sehingga kita dapati pendidikan islam memerhatikan pandidikan rohani, jasmani dan akal secara seimbang, sebagaimana juga seimbang antara dunia dan akhirat. Tidak hanya menitik beratkan urusan dunia yang menumbuhkan sikap materialis, tidak juga menitik bertakan urusan akherat sehingga menelantarkan hak-hak dirinya dan orang lain.
$pkšr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#þqãZtB#uä #sŒÎ) šÏŠqçR Ío4qn=¢Á=Ï9 `ÏB ÏQöqtƒ ÏpyèßJàfø9$# (#öqyèó$$sù 4n<Î) ̍ø.ÏŒ «!$# (#râsŒur yìøt7ø9$# 4 öNä3Ï9ºsŒ ׎öyz öNä3©9 bÎ) óOçGYä. tbqßJn=÷ès? ÇÒÈ   #sŒÎ*sù ÏMuŠÅÒè% äo4qn=¢Á9$# (#rãÏ±tFR$$sù Îû ÇÚöF{$# (#qäótGö/$#ur `ÏB È@ôÒsù «!$# (#rãä.øŒ$#ur ©!$# #ZŽÏWx. ö/ä3¯=yè©9 tbqßsÎ=øÿè? ÇÊÉÈ  
Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[2]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

3.      Memiliki ciri khaz
Yakni tarbiyah Islamiyah mendidik seorang muslim sehingga memiliki jatidiri sebagai muslim, mampu untuk senantiasa membawa identitasnya sebagai seorang muslim dalam kondisi apapun, sehingga tidak larut dalam berbagai arus yang tidak islami. Demikianlah Nabi Muhammad SAW mendidik para sahabatnya. Dengan itu kemuliaan seorang muslim dan muslimin akan terjaga.


[1] Rabbani ialah orang yang sempurna ilmu dan takwanya kepada Allah SWT. Yakni untuk menjadi para ulama, yang bijaksana, penyabar yang mengajari manusia mendidik mereka dengan ilmu yang ringan sebelum yang berat, sehingga mereka mengajak dengan ilmu, amal dan pengajaran, yang kesemuanya merupakan poros dari suatu kebahagiaan.
[2] Maksudnya: apabila imam telah naik mimbar dan muazzin telah azan di hari Jum'at, Maka kaum muslimin wajib bersegera memenuhi panggilan muazzin itu dan meninggalakan semua pekerjaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar